Integritas Rendah Picu Korupsi

Saut Situmorang

Sejumlah pemimpin daerah terjebak dalam tindak pidana korupsi karena integritas mereka rendah. Demikian dikemukakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang dalam sosialisasi pencegahan korupsi di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Minggu, 15 Oktober 2017. Sepanjang tahun ini, tak kurang dari tujuh kepala daerah ditangkap oleh KPK.

“Ada sejumlah kiat agar para pemangku kewenangan di pemerintahan tidak tersangkut korupsi. Kuncinya sebenarnya sederhana, yaitu jangan mengambil yang bukan menjadi hak masing-masing,” kata Saut.

Pada forum tersebut, Saut menyampaikan materi ceramah bertema pencegahan korupsi kepada jajaran pemangku kewenangan di lingkup Pemerintah Kabupaten Wonosobo hingga ke tingkat desa. Hadir dalam forum tersebut, antara lain Bupati Wonosobo Eko Purnomo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Wonosobo Afif Nurhidayat, Sekretaris Daerah Eko Sutrisno Wibowo, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah, dan perwakilan perangkat desa di Wonosobo.

Menurut Saut, tidak terlampau sulit untuk mewujudkan hal tersebut. Sikap yang perlu dimiliki adalah integritas dan bersedia menjalankan perintah agama.

“Kami di KPK bahkan telah menjalin komunikasi dengan Bawaslu agar tercipta pemilu kepala daerah yang berintegritas sehingga ketika masuk ke bilik suara, masyarakat akan mampu memilih figur calon pemimpin tidak hanya berbasis pada popularitas dan isi tas alias transaksional saja,” kata Saut.

Saut menuturkan ketika pilkada berjalan baik dan pemimpin yang terpilih adalah figur-figur yang memiliki integritas tinggi, maka akan lebih mudah mewujudkan pemerintahan yang bersih dan antikorupsi. KPK pun telah menyiapkan sejumlah rencana lain untuk mencegah korupsi di lingkup pemerintahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *