78 Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Jalani Tes Assessment dan Wawancara

Sejumlah 78 calon hakim ad hoc yang telah lulus seleksi administrasi dan ujian tertulis kini harus menjalani tes assessment dan wawancara dengan Panitia Seleksi (Pansel) dari Mahkamah Agung, Senin (16/10) sampai Kamis (19/10). Jumlah peserta calon hakim (cakim) ad hoc tipikor sebanyak 77 dengan rincian Pengadilan Tingkat Banding sebanyak 16 peserta dan Pengadilan Tingkat Pertama Sebanyak 61 peserta dan 1 peserta tidak hadir.

Dr. Aco Nur yang mewakili Sekretaris MA sekaligus sebagai Kepala Badan Urusan Administrasi MA menyampaikan bahwa Mahkamah Agung RI masih membutuhkan calon hakim ad hoc tipikor karena UU No. 46 tahun 2009 tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi mengamanatkan pembentukan Pengadilan Tipikor di setiap ibukota kabupaten/kota. Maka itu, MA setiap tahunnya melaksanakan penyaringan calon hakim ad hoc tipikor. “Hakim adalah wakil Tuhan, Bapak dan Ibu adalah para calon wakil Tuhan sebagai calon hakim ad hoc tipikor yang terpilih yang dituntut untuk memiliki integritas, moral dan professional,” kata Acco Nur kepada para peserta di Jakarta.

Dalam tahapan penyaringan ini MA bekerjasama dengan tim konsultan PPSDM serta meliputi para tokoh dari masarakat. Pansel sendiri telah memiliki tim investigasi. Investigasi tersebut dilakukan secara serius dan penelitian yang mendalam. Selain itu, Pansel juga dilengkapi dengan profile assessment masing-masing calon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *