MA Kembangkan Manajemen Anti Suap

Mahkamah Agung (MA) saat ini sedang mengembangkan menajemen anti suap dan anti KKN sebagai upaya untuk mewujudkan Visi dan Misi Mahkamah Agung. MA akan terus-menerus meningkatkan upaya pengawasan dan pembinaan sebagai strategi melakukan penyadaran dan meningkatkan integritas serta menumbuhkan budaya malu, karena rasa malu merupakan ciri kesempurnaan akhlaq aparatur. Harga diri manusia terletak pada memiliki rasa malu. Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung Dr. H. Sunarto, SH.M.Hum pada acara Consulting Dalam Rangka Rapat Koordinasi Peningkatan Pengawasan 4 Lingkungan Peradilan Se Wilayah Maluku Utara, Jumat (17/11).

“Membangun kepercayaan publik sangat penting dilakukan yang diawali dengan merubah budaya kerja (culture set). Diharapkan perubahan budaya kerja tumbuh dari dalam pikiran diri sendiri (mindset), yang berkomitmen meninggalkan perbuatan tercela dan melakukan perbuatan yang terpuji. Mengubah budaya kerja yang dimulai dari mengubah pikiran dirinya sendiri akan melahirkan ethos kerja yang tinggi,” kata Sunarto.

Lebih lanjut Sunarto menjabarkan pentingnya keteladanan atau role model. Pimpinan ideal harus mampu menjadi dan memberikan keteladanan yang baik. Pimpinan Mahkamah Agung masih menganggap penting melakukan pengawasan dan di dalammya juga melakukan pembinaan secara langsung.

Sementara itu, hakim agung Maria Anna Samiyati mengingatkan pengadilan merupakan lembaga pelayanan, maka semua aparat pengadilan harus sadar, bahwa dirinya bekerja untuk melayani dan bukan minta dilayani.

Hakim agung Dr. Ibrahim, SH. MH. LLM menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan upaya silaturahmi untuk menyambung satu kesatuan rasa dari Mahkamah Agung sampai ke Pengadilan Tingkat Pertama. Semua aparatur wajib saling mengingatkan agar berbuat baik serta senantiasa bersabar.

Dalam upaya mendapatkan kualitas sumber daya manusia yang diharapkan, kriterianya harus jelas, antara lain memiliki integritas moral yang tinggi, jujur, arif dan bijaksana dan mandiri. Sifat sifat tersebut merupakan watak dan jiwa pembawaan dari lahir. Sifat sifat tersebut dikelola dengan baik maka akan melahirkan sikap yang mulia dan diharapkan; antara lain adil, disiplin, tanggung jawab, menjunjung tinggi harga diri, rendah hati dan professional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *