Fredrich Yunadi Ditegur Hakim Soal Bahasa

VARIA PERADILAN — Terdakwa kasus rekayasa sakitnya Setya Novanto, Fredrich Yunadi, ditegur hakim karena memanggil saksi dengan sebutan “situ” dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (5/4).

Meski sudah diingatkan lebih dari sekali, Fredrich masih saja keceplosan dan memanggil saksi dengan sebutan “situ”.

Dalam persidangan, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M. Takdir Suhan mengajukan keberatan terhadap kebiasaan Fredrich itu.

“Izin, Yang Mulia, kami keberatan dengan terdakwa yang selalu menyebut ‘situ’ kepada saksi. Tolong gunakan bahasa Indonesia yang benar,” ujar jaksa M. Takdir.

Ucapan jaksa itu kembali membuat Fredrich menjadi emosi.

Mantan pengacara Setya Novanto itu menilai jaksa KPK sengaja ingin menyerangnya secara personal.

“Eh, bahasa Indonesia saya lebih bagus dari Anda, saya sekolahnya lebih tinggi?” Kata Fredrich.

Ketua majelis hakim Syaifudin Zuhri kemudian mencoba menenangkan antara Fredrich dan jaksa KPK.

Hakim mengulangi teguran agar Fredrich tidak memanggil saksi dengan sebutan situ.

“Mohon maaf, Yang Mulia, saya suka ketlisut,” kata Fredrich.

Dalam kasus ini, Fredrich Yunadi didakwa bersama-sama dengan dokter Bimanesh Sutarjo telah melakukan rekayasa agar Setya Novanto dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *