Dirjen Imigrasi Sidak Pengawasan Orang Asing di Bitung

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Ronny Franky Sompie memimpin langsung operasi pengawasan orang asing di kawasan wisata Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Pada kesempatan tersebut, Ronny menegur pengelola resor yang tidak melengkapi data pelaporan orang asing yang menginap di resor tersebut.

Ronny menjelaskan, bahwa pengelola penginapan resor ditegur karena tidak melaporkan berapa lama masa tinggal orang asing yang menginap dan travel apa yang membawa mereka ke Indonesia.
“Seharusnya di kolom pada laporan orang asing di penginapan resor harus ditambahkan berapa lama mereka tinggal, terus ditulis juga travelnya dari mana,” ujarnya kepada petugas resor, Sabtu (7/4).

Meski menegur pengelola resor tersebut, orang asing yang ditemui di lokasi resor tidak ditemukan petugas imigrasi melakukan pelanggaran keimigrasian.

Dalam kesempatan itu, Ronny juga menyampaikan pesan tentang penggunaan aplikasi pengawasan Orang Asing (APOA) kepada pengelola penginapan dan resor.

Sebab, menurut Ronny, petugas imigrasi yang melakukan tugas pengawasan orang asing harus membimbing para pemilik penginapan, supaya melaporkan keberadaan orang asing yang tinggal di wilayahnya. “Untuk mengantisipasi jika ada orang asing yang masuk daftar pencarian orang internasional,” ucapnya tegas.

Dari penelusuran petugas, pihak pengelola resor masih menggunakan laporan manual dalam melakukan pelaporan orang asing di penginapannya. Dirjen Imigrasi menjelaskan, karena jaringan internet di wilayah tersebut masih lambat, sehingga harus melaporkan secara manual ke kantor imigrasi.

“Kami akan carikan solusi agar penginapan bisa melaporkan secara rutin kepada kantor imigrasi,” kata Ronny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *