KPK Perpanjang Penahanan 10 Anggota DPRD hingga 40 Hari

VARIA PERADILAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan¬† 10 anggota DPRD Kota Malang yang telah ditetapkan tersangka tindak pidana korupsi suap terkait dengan pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

“Dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari dari 16 April sampai dengan 25 Mei 2018 untuk tersangka tindak pidana korupsi suap terkait dengan pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Sepuluh anggota DPRD Kota Malang itu adalah Heri Pudji Utami, Suprapto, H.M. Zainuddin, Sukarno, Ya’qud Ananda Gudban, Abdul Rachman, Salamet, Rahayu Sugiarti, Hery Subianto, dan Mohan Katelu.

Sebelumnya, KPK telah menahan seluruh tersangka dalam kasus tersebut, yakni Wali Kota Malang Moch Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang.

Pada Agustus 2017, KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus itu, yakni mantan Ketua DPRD Kota Malang M. Arief Wicaksono dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Jarot Edy Sulistyono.

KPK pun mengumumkan kembali Moch Anton bersama 18 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 lainnya sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap tersebut pada hari Rabu 21 Maret 2018.

Setelah melakukan pengumpulan informasi, data, mencermati fakta persidangan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk membuka penyidikan baru dengan 19 tersangka.

Moch Anton selaku Wali Kota Malang diduga memberi hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya, atau untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya kepada Ketua DPRD dan anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 terkait dengan pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *