Pengedar Ganja Online 12 Kg Dibekuk

Ilustrasi

VARIA PERADILAN, DENPASAR — Pengedar barang haram pun kini memanfaatkan tren jasa online untuk melancarkan aksinya. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menangkap lima orang pengedar ganja kering secara “online” (daring) yang merupakan sindikat penyalahgunaan narkotika antarpulau.

“Kelima tersangka itu mengedarkan 12 kilogram lebih ganja dari Kota Medan ke Bali,” kata Kepala BNNP Bali, Brigjen (Pol) Putu Gede Suastawa, di Denpasar, Selasa. Jenderal bintang satu ini mengatakan, kelima tersangka ditangkap secara terpisah, yakni Sucipto Silalahi (21), Albertus Nova (29), Putra Vasa (21), Ade Romadhon (29) dan Guruh Rakasiwi (26). Dalam aksinya, komplotan pengedar barang terlarang itu menjual ganja secara online dan melakukan transaksi berpindah-pindah di sejumlah tempat di Denpasar. “Kelima tersangka ini ada juga yang masuk dalam jaringan peredaran narkotika LP Kelas II A Kerobokan yang saat ini masih kami selidiki,” ujarnya.

Total barang bukti yang disita ini merupakan tangkapan terbesar BNN Bali karena barang bukti masih dalam bentuk paket besar atau belum dipecah menjadi beberapa bagian oleh tersangka. Proses pengiriman barang terlarang itu menggunakan jasa pengiriman barang lewat jalur udara dan tangkapan 12 kilogram ganja ini merupakan hasil penyelidikan BNN Provinsi Bali.