Simpatisan ISIS Mengaku Terlibat Perampokan & Pembunuhan

VARIA PERADILAN — Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Nandang mengungkapkan, RH, simpatisan jaringan teroris ISIS yang ditangkap di komplek perumahan di Kota Pekanbaru, terlibat kasus pembunuhan dan perampokan.

“Dia melakukan perampokan dan pembunuhan,” kata Nandang di Pekanbaru, Selasa (3/7/2018).

RH, pria berusia 21 tahun asal Sumatera Barat, ditangkap di sebuah rumah kontrakan kecil di Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Pria berambut gondrong itu ditangkap tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Brimob Polda Riau pada Minggu malam (1 Juli 2018). Empat bendera ISIS, senjata tajam jenis kapak, clurit dan beberapa VCD turut diamankan dari pelaku.

RH awalnya ditangkap sebagai bagian penyelidikan kasus pembunuhan yang terjadi pada 25 Mei atau awal Ramadan 2018 lalu. Korban bernama Ahmad Syahwan (51) dibunuh dengan sadis.

Saat itu, korban meregang nyawa bersimbah darah di rumahnya. Sejumlah barang berharga korban seperti sepeda motor dan lainnya juga turut raib dalam insiden tersebut.

“Korban dihabisi dengan keji sehingga korban meninggal dunia,” ujar Nandang seperti dilansir Antara.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan hasil penyelidikan sementara RH mengaku terlibat dalam pembunuhan disertai perampokan tersebut.

“Benar [dia] telah melakuan pembunuhan korban atas nama Ahmad Syahwan. Dia diajak rekannya berinisia YD alias AZ yang kini telah ditetapkan sebagai buron,” tuturnya.

Lebih jauh, Sunarto juga menjelaskan bahwa RH benar turut terlibat dalam jaringan radikal ISIS. “Untuk sejauh mana dia terlibat dengan organisasi itu masih kita dalami,” ujarnya.