Pansel Hakim MK Minta Bantuan KPK

VARIA PERADILAN — Tim Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta bantuan KPK melakukan ‘background check’ terhadap para calon hakim MK, Senin (9/7/2018), di gedung KPK, Jakarta. Tim Pansel itu terdiri atas Ketua Pansel, Harjono, dan dua anggota Pansel, yaitu Zainal Arifin Muchtar dan Ahmad Santosa.

Menurut Harjono, pihaknya ingin memastikan bahwa semua calon hakim MK terbebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Kita berharap ada calon yang terpilih dan ditunjuk oleh Presiden jadi agen, benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, tidak saja dari keilmuan tapi juga integritasnya,” ujar Harjono.

Nantinya, calon-calon hakim tersebut akan menggantikan peran dari hakim MK sebelumnya, yakni Maria Farida Indrati.

“Nantinya calon hakim akan menggantikan Profesor Maria, karena tanggal 13 Agustus Profesor Maria mengakhiri masa jabatan yang keduanya, sehingga harus ada ganti,” ucap Harjono.