MA Kewalahan Tangani Kasus Peradilan Pajak

VARIA PERADILAN — Ketua Mahkamah Agung (MA) mengaku kewalahan dalam menangani kasus peradilan pajak karena hakim agung yang mengadili kasus perpajakan hanya satu orang.



“Kami pun kewalahan karena kasus pengadilan pajak cukup tinggi, sedangkan hakim pajak cuma satu orang yang betul-betul dari pengadilan pajak, selebihnya adalah hakim karir,” ungkap Ketua MA M. Hatta Ali seusai melantik dan mengambil sumpah Ketua Muda Pidana dan Ketua Muda Pidana Militer Mahkamah Agung yang baru di Ruang Koesoema Atmadja, Gedung MA, Selasa (9/10/2018).

Hatta mengungkapkan, jumlah perkara pengadilan pajak setiap tahunnya berkisar 2 ribu sampai 3 ribu. Sementara MA hanya memiliki satu hakim agung pajak, selebihnya adalah hakim karir.

“Hakim karir karena tidak menangani masalah pajak secara dalam tentu kewalahan juga,” tambahnya.

Hatta menyarankan setiap pencalonan hakim agung agar diperkenankan hakim pajak yang tidak melalui hakim tinggi. Karena menurutnya untuk mendapatkan hakim pajak sangat sulit.

“Kami minta karena itu merupakan suatu keahlian khusus yang memang hakim kita membutuhkan tenaga keahlian di bidang pajak,” ungkap Hatta.