Peradilan Indonesia, Quo Vadis?

Selain maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme dalam proses penyelesaian perkara, adanya campur tangan pihak eksekutif dalam proses peradilan menjadi salah satu indikasi ketidakmandirian lembaga peradilan.”

Sebagaimana elemen-elemen lainnya dalam masyarakat, peradilan sebagai suatu sistem sosial yang menjadi salah satu penopang utama bagi masyarakat yang beradab dalam melakukan kehidupan sehari-harinya pada dunia modern dewasa ini, seharusnya tidak luput juga dari introspeksi dan retrospeksi tersebut. Hal ini sangatlah penting terutama apabila dikaitkan dengan kondisi peradilan Indonesia pada saat ini yang disinyalir secara realita sangatlah jauh dari apa yang dicita-cita atau diharapkan.

Continue reading “Peradilan Indonesia, Quo Vadis?”

Mengenai Putusan Praperadilan Setya Novanto, Independensi Hakim Tidak Dapat Diintervensi

Menanggapi tanggapan dan komentar masyarakat tentang putusan praperadilan hakim Cepi Iskandar, yang menyatakan bahwa penetapan tersangka terhadap Setya Novanto oleh KPK tidak sah,  Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Dr. Abdullah, SH, MS, menerangkan bahwa Mahkamah Agung menghormati apa yang telah diputuskan oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut terkait dengan praperadilan kasus Setya Novanto.

Continue reading “Mengenai Putusan Praperadilan Setya Novanto, Independensi Hakim Tidak Dapat Diintervensi”