);
  • Home
  • /
  • peradilan
  • /
  • Ketua MA: Kinerja Penyelesaian Perkara Tingkat Banding Masih Kurang
Ketua MA: Kinerja Penyelesaian Perkara Tingkat Banding Masih Kurang

Ketua MA: Kinerja Penyelesaian Perkara Tingkat Banding Masih Kurang

Sharing is caring!

Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H, M.H menyampaikan bahwa kinerja penyelesaian perkara pada pengadilan tingkat banding dari data dua tahun terakhir masih kurang, termasuk pengadilan pajak.



“Pengadilan tingkat banding sebagai porpos Mahkamah Agung justru tertinggal dari tingkat peradilan lainnya. Upaya optimalisasi pemanfaatan keunggulan teknologi informasi dalam pengelolaan administrasi perkara pada pengadilan tingkat banding ini salah satunya dilatarbelakangi oleh kurangnya tingkat kinerja penyelesaian perkara pada pengadilan tingkat banding dari data dua tahun terakhir,” kata Hatta pada peluncuran Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) tingkat banding dan pembinaan teknis dan administrasi yudisial 2019 di aula Hotel Laprima Labuan Bajo, Senin (22/4).

Dia menjelaskan, tingkat akseptabilitas terhadap putusan pengadilan tingkat banding dua tahun terakhir berturut-turut hanya sebesar 39,64% dan 35,08%.

“Jadi baik produktivitas maupun akseptabilitas semuanya menurun. Jadi saya minta semua hakim tinggi supaya sentilan ini memotivasi untuk bekerja lebih baik,” kata Hatta.

Ketua MA menjelaskan aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Tingkat Banding Versi 3.2.0 dikembangkan terintegrasi sehingga seluruh aplikasi perkara Mahkamah Agung dan badan peradilan dibawahnya akan menjadi satu kesatuan yang saling sinkron.

Dengan demikian publik juga dapat mengakses.

“Maksudnya agar masyarakat bisa mendapatkan informasi perkara secara cepat dan akurat selanjutnya agar aplikasi ini dapat dimanfaatkan sesuai dengan tujuannya. Semua aparatur peradilan tingkat banding dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan disiplin dalam penerapan dengan pemanfaatan aplikasi ini,” kata Hatta.

Dia berharap pengadilan tingkat banding dapat terdorong untuk meningkatkan kinerja penyelesaian perkara agar dapat memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat pencari keadilan

Back to Top