By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
VARIAPERADILAN.COMVARIAPERADILAN.COMVARIAPERADILAN.COM
Notification Show More
Font ResizerAa
  • VP
  • Peradilan Agama
  • Kiprah Hakim
  • POV Peradilan
  • Pidana
  • Perdata
  • Hukum Korporasi
  • Hukum Militer
  • Pidana Korupsi
  • Analisa Hukum
  • TUN
  • Figur Hukum
  • UU
Reading: Ketua MA Di Depan Para Pakar Soroti Pengaruh AI ke Proses Penegakan Hukum
Share
Font ResizerAa
VARIAPERADILAN.COMVARIAPERADILAN.COM
Search
  • VP
  • Peradilan Agama
  • Kiprah Hakim
  • POV Peradilan
  • Pidana
  • Perdata
  • Hukum Korporasi
  • Hukum Militer
  • Pidana Korupsi
  • Analisa Hukum
  • TUN
  • Figur Hukum
  • UU
Have an existing account? Sign In
Follow US
VARIAPERADILAN.COM > Blog > Kabar Mahkamah Agung > Ketua MA Di Depan Para Pakar Soroti Pengaruh AI ke Proses Penegakan Hukum
Kabar Mahkamah Agung

Ketua MA Di Depan Para Pakar Soroti Pengaruh AI ke Proses Penegakan Hukum

editor
Last updated: 15/12/2025 15:31
editor Published 15/12/2025
Share
Ketua Mahkamah Agung Prof Dr Sunarto Menyoroti Masalah AI dalam Penegakan Hukum Foto : Ist
SHARE

Labuhan Bajo, VARIAPERADILAN.COM,- Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof Dr Sunarto menyoroti pengaruh dunia digital hingga Artificial Intellegence (AI) terhadap proses penegakan hukum. Oleh sebab itu dibutuhkan kajian dari para pengajar hukum.

Hal itu disampaikan saat membuka Konferensi Nasional Hukum Asosiasi Pengajar Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (KN APHTN HAN) di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) Jumat-Senin (5-8/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Ketua MA Sunarto mengatakan, hukum ketatanegaraan menjadi piranti vital dalam menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan keadilan antara rakyat dan negara. Untuk itu, para akademisi, para peneliti dan praktis hukum diharapkan untuk tidak berhenti mengkaji, mengkritisi, dan memperbarui konsep-konsep ketatanegaraan.

“Tujuannya agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan demokrasi, globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks,” kata Prof Sunarto dalam pidato kunci sebelum membuka acara.

Saat ini, lanjut Sunarto, telah terjadi pergeseran secara masif yang mengakibatkan hukum konvensional semakin terbesar akibat digantikan oleh budaya digital, kecerdasan buatan, dan robotik.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah hampir seluruh seni kehidupan bernegara, mulai dari cara pemerintah beroperasi, bagaimana masyarakat berinteraksi, termasuk bagaimana hak asasi manusia dilindungi.
Dalam konteks ini, konstitusionalisme digital muncul sebagai paradigma baru yang mengintegrasikan prinsip-prinsip konstitusi dengan realitas digital yang kompleks.

“Urgensi konstitusionalisme digital terletak pada upaya untuk menjawab tantangan tersebut secara sistematis.

Kekuasaan harus diatur dan dipertanggungjawabkan di ruang siber. Perlindungan konstitusional tak lagi cukup berfokus pada individu di hadapan negara, melainkan juga pada masyarakat di hadapan sistem digital yang membentuk perilaku, opini, bahkan identitas manusia modern,” tutur Sunarto.

Terkait dengan penataan pemilu, Sunarto berharap, forum ini mampu menjadi wadah yang tepat untuk mengakomodir serta merumuskan desain kelembagaan, sistem, regulasi hingga pemanfaatan teknologi pemilu agar pemilu Indonesia semakin demokratis, berintegritas dan sesuai dengan amanat konstitusi.

Sedangkan mengenai pengelolaan investasi negara, ia berharap agar tata kelola sejalan dengan prinsip-prinsip good governance sekaligus menjaga kesimbangan antara kedaulatan ekonomi dan dinamika kepentingan global.

Menurutnya, Indonesia perlu belajar dari praktik terbaik internasional dengan tetap menjaga karakteristik konstitusional dan kepentingan nasional agar sovereign wealth fund benar-benar hadir sebagai organ penting untuk mengelola kekayaan alam dan investasi demi memperkuat stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. ***

You Might Also Like

Menyiapkan Nalar Hakim Menghadapi KUHAP Baru: Dari Petunjuk ke Pengamatan Hakim

Wamenkum Sebut RUU Hukum Acara Perdata Masuk Dalam Prolegnas 2026

Lowongan Kerja! MA Buka Seleksi Terbuka Kepala Biro Hukum dan Humas

Ini Penting Buat Sekretaris Pengadilan Se Indonesia, Simak 9 Perintah Ketua MA

Pimpinan MA Hadiri Hari Anti Korupsi 2025, Satukan Aksi Basmi Korupsi

TAGGED:#KetuaMA#KetuaMASunarto#MahkamahAgung
Share This Article
Facebook Twitter Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
TwitterFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Popular News
Analisa HukumHEADLINE

Hakim di Persimpangan Transisi KUHP–KUHAP: Antara Keadilan, Kekosongan Hukum dan Etik

editor editor 10/01/2026
Pasal 603 KUHP Baru Sebagai Delicta Commune, Delik Materil, Modifikasi Sistem Delphi, dan Core Crime Pasal 2 Ayat (1) UU Tipikor
Peran dan Tantangan Advokat Dampingi Pencari Keadilan dalam KUHAP Baru
Analisa Hukum: Memahami Konteks dan Tantangan dalam Sistem Peradilan Indonesia
Pemidanaan: Pidana Kerja Sosial dan Masalah Kelebihan Kapasitas
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics

Tentang Kami

VariaPeradilan.com adalah salah satu portal berita hukum/peradilan Indonesia, bagian dari jaringan media yang dikelola oleh jurnalis berpengalaman. Mengulas dinamika hukum, kasus, dan masalah peradilan yang relevan buat pembaca yang peduli soal keadilan dan kebijakan hukum.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

  • Hubungi Kami
  • Pasang Iklan
Varia Peradilan uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 VariaPeradilan.com. All Rights Reserved.
VARIAN PERADILAN VARIAN PERADILAN
Selamat Datang

Masuk ke akun Anda

Lost your password?